Home » layanan Publik » Pemerintah yang Berorientasi Pelanggan : Mungkinkah?
pb

Pemerintah yang Berorientasi Pelanggan : Mungkinkah?

Makassar Peduli – tuntutan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik yang memuaskan semakin deras, respon pemerintah khususnya pemerintah daerah belum bisa dirasakan. Birokrasi yang berbelit-belit, pembayaran yang tidak sesuai dengan peraturan, waktu pelayanan yang tidak pasti adalah hal yang sering ditemui mana kala masyarakat berinteraksi dengan pemerintah. Interaksi yang tidak harmonis antara kedua belah pihak tentunya jika dibiarkan akan menjadi duri yang akan mengganggu kelangsungan demokrasi yang dengan susah payah telah mulai dibangun.

Legitimasi yang pada awalnya telah diperoleh secara sah melalui pemilihan umum atupun pilkada lambat laun akan memudar dan menggerus kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan. Jika hal ini dibiarkan tentu saja roda pemerintahan yang efektif dan efisien sulit untuk diraih.

Sebagaimana dalam teori-teori tentang tata kelola pemerintahan yang baik dan teori tentang pembangunan, masyarakat adalah pilar utama yang harus diperhatikan untuk menciptakan suatu tatanan negara yang sejahtera. Tulisan berikut akan membahas bagaimana sebuah pemerintah yang berorientasi pada pelanggan tidak hanya akan memberikan manfaat buat masyarakat tapi juga untuk para penyelenggara pemerintahan. Dengan memahami hal ini pemerintah daerah diharapkan dapat termotivasi untuk memberikan pelayanan publik secara maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>